Selasa, 17 Januari 2023

KUMPULAN CERPEN


ISTRI PENGGANTI 


Zeegar putra arbeto atau yang biasa di panggil Zee berusia 24 tahun merupakan anak tunggal dari Agra dan Ratna, memiliki paras yang tampan selain itu Zee memiliki sifat yang cuek posesif dan dingin. Di tengah obrolan yoona dan Kenzo Zee yang baru pulang dari meeting ikut duduk di samping kenzo 

Yoona: Mandilah dulu mas aku akan menyiapkan air nya (yoona langsung berdiri dan berjalan menaiki tangga) 

Zee: lihatlah dia terus menghindariku... apa kau berhasil membujuknya? (tanya Zee penuh harap) 

kenzo: aku tidak berhasil... aku sudah mencoba membujuk tapi dia tetap pada keputusan nya. (menghela nafas berat ) 

Zee: hufh... lalu sekarang aku harus apa? aku tidak mau menikah lagi aku juga tidak akan pernah mau yoona hamil aku tidak mau ambil resiko jika dia melahirkan. (Zee memgusap wajah nya frustasi) 

𝙔𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙧𝙪𝙣𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙚𝙘𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖𝙖𝙣 𝙢𝙤𝙗𝙞𝙡 4 𝙩𝙖𝙝𝙪𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙡𝙪, 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜 𝙣𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙞𝙩𝙪 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 rahim 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙡𝙚𝙢𝙖𝙝 𝙙𝙖𝙣 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜 𝙢𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙜𝙪𝙜𝙪𝙧𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙞𝙡𝙖 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙬𝙖 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙧𝙪𝙝𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖. Zee 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙧𝙪𝙝 𝙣𝙮𝙖𝙬𝙖 𝙞𝙩𝙪𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙡𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙞𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙙𝙞𝙖 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙞𝙣𝙩𝙖𝙞 𝙔𝙤𝙤𝙣𝙖, Zee 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞 𝙩𝙖𝙝𝙪 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙖𝙙𝙖𝙖𝙣 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙣𝙚𝙣𝙚𝙠 𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙞𝙨𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖, Zee 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙤𝙗𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙙𝙞𝙨𝙠𝙪𝙨𝙞 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙙𝙚 𝙣𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙙𝙤𝙥𝙨𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠, 𝙣𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 Zee 𝙢𝙚𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙩𝙖𝙥 𝙠𝙚𝙠𝙚𝙝 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙧𝙪𝙣𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 Arbeto 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩. 

𝙨𝙚𝙗𝙪𝙡𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙣𝙚𝙣𝙚𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙞𝙗𝙪 Zee 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙙𝙞𝙖𝙢 𝙙𝙞𝙖𝙢 𝙨𝙖𝙖𝙩 Zee 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙣𝙩𝙤𝙧, 𝙔𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙙𝙞 𝙨𝙞𝙣𝙙𝙞𝙧 𝙙𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙩𝙪𝙣𝙩𝙪𝙩 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙨𝙚𝙜𝙚𝙧𝙖 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙙𝙖𝙣 𝙮𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙝𝙪 Zee 𝙥𝙚𝙧𝙞𝙝𝙖𝙡 𝙠𝙪𝙣𝙟𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙞𝙗𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙣𝙚𝙣𝙚𝙠 Zee 𝙥𝙖𝙙𝙖 Zee,𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 2 𝙢𝙞𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙞𝙗𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙣𝙚𝙣𝙚𝙠 Zee 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙪𝙣𝙟𝙪𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙢𝙪𝙞 𝙔𝙤𝙤𝙣𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙮𝙖 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙨𝙖𝙖𝙩 Zee 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖. 

kenzo: Yoona tadi bilang padaku alasan kenapa dia menyuruhmu menikah lagi... dia lebih rela kau menikah lagi di bandingkan dia harus bercerai denganmu karna ancaman Nenek dan ibumu. (ucap kenzo) Zee terkejut mendengar penjelasan kenzo bahwa nenek dan ibunya adalah penyebab yoona meminta cerai pada nya pagi ini. 

Zee: mwo?  nenek dan ibu ? jadi mereka alasan kenapa yoona meminta cerai? (sahut Zee emosi) 

Zee: Tenanglah dulu Zee... jangan mengambil keputusan saat emosi hadapi dengan kepala dingin. 

(kenzo mengusap punggung zee) 

Zee: Aku pergi dulu ken... aku harus berbicara pada mereka.... aku akan menjelaskan semuanya sekarang... tidak perduli mereka mau menerima keadaan Yoona atau tidak setelah nya aku akan membawa Yoona pergi ke itali 

Zee berdiri dan melangkah dengan penuh emosi sedangkan kenzo mencoba menahan Zee namun gagal. sementara Yoona yang baru kembali untuk meminta Zee agar segera mandi karna air nya sudah siap namun dia hanya melihat kenzo yang memejamkan mata di sofa dengan wajah gelisah membuat yoona akhirnya bertanya dimana suaminya. 

Yoona: loh ken kau kenapa? dan dimana mas Zee? 

(Tanya nya dan Kenzo langsung membuka mata menatap Yoona sendu) 

Zee: maaf aku sudah mencegah nya tapi Zee tetap pergi... dia ingin pergi ke mansion keluarganya dan akan menjelaskan semuanya pada keluarganya (kini kenzo berdiri dan menggenggam tangan yoona erat sedangkan yoona diam seperti patung dengan air mata yang mengalir deras) 

Yoona: Kenapa dia kesana jung? apa yang kalian bicarakan tadi? apa yang akan di jelaskan nya? JAWAB!!! (Yoona mengguncang pundak kenzo dengan tangis nya) 

Kenzo: Aku tidak sengaja memberitahunya tentang ibu dan nenek nya yang mengancam mu... aku minta maaf yoona... aku-(ucap jungkook terpotong oleh yoona yang menatapnya tajam) 

Yoona: kau tau jung kenapa aku merahasiakan kunjungan ibu dan nenek??? KARENA JIKA MAS ZEE TAU DIA AKAN MEMBERI TAHU SEMUANYA DAN AKHIRNYA ADALAH PERCERAIAN KAMI BERDUA!!! (Yoona berteriak dan terisak membuat Kenzo semakin merasa bersalah) 

Yoona: Aku tidak mau hubungan nya dan keluarganya memburuk hanya karna mas Zee yang pasti selalu membela diriku!! sekarang ketakutan ku terjadi ken!!! 

(ucap yoona lagi terisak) 

Yoona berlari menaiki tangga mengambil kunci mobil nya lalu turun dan berjalan dengan celat dengan wajah nya yang berderai air mata membuat kenzo mengikutinya. 

Kenzo: Yoona kau mau kemana??? tetaplah di sini aku yakin semua akan baik baik saja!! (menahan tangan yoona) 

Yoona menghempas kasar tangan kenzo dan menatap kenzo tajam dengan mata nya yang memerah. 

Yoona: jangan menghentikan ku ken!! semuanya sudah kacau apa nya yang akan baik baik saja?? dan satu lagi jangan mengikutiku (ucap yoona berlari menuju garasi) 

melihat mobil yoona sudah keluar dari pelataran mansion membuat kenzo khawatir akan keselamatan Yoona karna dia menyetir sendiri dengan keadaan emosi dan kecepatan tinggi di tambah hari sudah gelap... Kenzo mengambil kunci mobil dan segera menyusul Yoona. 

// Di tengah perjalanan // //di sisi kenzo// 

kenzo sudah tau yoona menuju kemana... dia segera menyusul yoona kini dia melihat mobil yoona yang melaju cepat di depan nya... kenzo terus memantau dan berusaha menyalip mobil yoona.... 

Kenzo: Yoona apa yang kau lakukan??? kurangi kecepatan  nya  aku sangat  khawatir padamu. 

// Di sisi Yoona // 

Yoona: aku harap aku tidak terlambat mas... aku mohon jangan sekarang... (ucap yoona fokus kedepan) 

Yoona: Kenzo... ck keras kepala.... (melirik kaca spion yang menampilkan mobil Kenzo yang mencoba menyalipnya) 

// Sementara itu di mansion Zee dan yoona//

.... : apa informasi yang kau dapat? 

??? : ya tuan, kenzo dan wanita itu baru saja keluar menuju mansion keluarga Arbeto sepertinya sedang ada konflik besar wanita itu keluar dengan mengebut dan Kenzo menyusul wanita itu (ucapnya berbisik pada seseorang di sebrang telfon) 

.... : Bagus tetap awasi mereka laporkan kejadian apapun di mansion itu yang mungkin menarik padaku (ucapnya setelahnya dia mematikan telfon nya) 

.... : Zeegar Arbeto bersiaplah menerima hadiahku...satu demi satu keluargamu akan terpecah belah... lalu... BUM... meledak dan hancur (tersenyum menyeringai mengambil ponsel dan menelfon seseorang) 

.... : kalian halangi kenzo membuntuti park yoona... setelah kenzo kehilangan jejak yoona... barulah kalian serang mobil  yoona pastikan dia mati dan jangan meninggalkan jejak apapun... buat seakan akan itu kecelakaan (ucapnya pada anak buahnya lalu mematikan telfon sepihak) 

// Di sisi Kenzo // 

kenzo ingin menaikkan kecepatan mobilnya ingin menyalip mobil yoona... namun ia urungkan karna di depan ada lampu  merah sedangkan yoona sudah jauh melaju sebelum lampu merah kini kenzo mengumpat kesal karena tertinggal jauh dari mobil yoona... hingga lampu kembali hijau kenzo segera tancap gas mencari keberadaan mobil yoona namun nihil kenzo pun melacak mobil yoona melalui GPS namun kenzo menjadi semakin khawatir setelah gagal mendeteksi keberadaan yoona kenzo tidak menyerah kini dia berhenti sejenak di pinggir jalan yang sepi dan melacak yoona melalui GPS di ponsel yoona... kenzo di buat heran setelah menemukan keberadaan yoona yang berhenti di jalan yang di yakini Kenzo adalah jalan yang berbahaya 

kenzo: kenapa dia berada di sana? ada yang tidak beres... aku harus menghubungi Zee... 

Kenzo mencoba menghubungi Zee tapi nomornya tidak aktif.... kini Kenzo semakin takut... dan memutuskan untuk menghampiri tempat mobil yoona berhenti... 

//Di sisi Yoona// 

Yoona melirik kaca spion nya memastikan bahwa Kenzo sudah tertinggal jauh setelah dia terjebak oleh lampu merah

yoona bernafas lega karna mobil Kenzo tak lagi terlihat. 

Yoona menyetir melewati jalan yang sepi melewati tembok di sisi kanan dan jurang di sisi kiri jalan sedangkan mansion park masih agak jauh yoona menurunkan kecepatan mobilnya karna jalan nya sangat gelap dan berliku liku 

Mansion Arbeto memanglah sangat jauh dan sedikit terpencil Mansion Arbeto berada di tengah hutan yang agak luas akses nya pun sangat rahasia hanya keluarga Arbeto saja yang tau dan di izinkan untuk melewati jalan 777 yaitu jalan yang mendekati keberadaan mansion Arbeto 

namun tiba tiba ban mobil yoona meledak sehingga yoona dengan terpaksa menghentikan mobil nya dan turun melihat keadaan ban mobilnya yang sudah kempes, rupanya ban mobil yoona tertusuk paku sehingga ban nya meletus. 

Yoona: astaga bagaimana ini???kenapa harus terjadi di saat seperti ini?? aku pasti sudah terlambat ke mansion Arbeto (ucap yoona gelisah dan panik) 

Yoona pun akhirnya mengambil ponsel nya yang berada di dalam mobil untuk menghubungi Bodyguard .... namun baru membuka tas nya untuk mengambil ponsel nya tiba tiba dari arah belakang muncul 3 pria bertopeng dan salah satunya tiba tiba saja menarik tangan kanan yoona seketika saja yoona terkejut dan refleks memberontak namun tangan kiri yoona juga di di cengkram oleh pria bertopeng lain nya kini yoona menjadi lebih takut karena di hadapan nya kini ada pria bertopeng yang sedang membawa suntikan dan berjalan kearah yoona hendak menyuntikan suntikan yang di bawanya... dan... pria itu berhasil menyuntikan suntikan itu pada lengan yoona... yoona tak bisa memerobtak karena kedua tangan nya di cengkram oleh 2 pria asing yang bertopeng.... hingga beberapa saat kemudian yoona menjadi lemas dan langsung saja di masukkan kedalam mobil yoona dan salah satu pria ikut masuk lalu membuat rem mobil yoona blong lalu memposisikan mobil yoona menghadap jurang setelah nya dia membuat yoona duduk di kursi pengemudi dan memakaikan sabuk pengaman untuk yoona setelah nya dia pun keluar. 

ke tiga pria tadi memasuki 1 mobil yang nyatanya mobil itu terletak hanya beberapa meter dari mobil yoona saat ini, mobil itu pun melaju kencang ke arah mobil yoona lalu mengerem setelah mobil yoona tertabrak dan alhasil mobil yoona tertabrak dan terdorong masuk ke jurang. ketiga pria bertopeng tersebut pun kabur begitu saja setelah melihat mobil yn meledak dan terbakar. 

//sementara itu disebuah ruangan yang gelap// 

Terlihat seorang pria yang tengah duduk sembari menatap ponselnya menunggu ponselnya berdering tanda ada panggilan masuk. 

dan benar saja tidak lama ponsel pria itu pun berdering dengan senyuman pria itupun mengangkat telfon tersebut. 

//On call// 

??? : Bagaimana? (tanya nya sembari mengangkat kaki nya  ke atas meja di depan nya) 

..... : Beres bos mobilnya sudah masuk jurang 

??? : Kau yakin dia sudah mati? (tanya nya ragu) 

...... : sudah pasti mati bos jurang itu sangat curam bahkan aku sendiri melihat bagaimana mobil itu meledak dan hangus terbakar 

??? : Bagus... pastikan kalian tidak meninggalkan jejak apapun awas saja jika menemukan barang bukti 

..... : Tidak akan bos kami sangat profesional 

//End call// 

??? : "Ini baru awal Zee kau lihat saja kejutanku untukmu selanjutnya... ini tidak seberapa di banding dengan apa yang kau lakukan dulu padaku. 

//Di sisi kenzo// 

Kini mobil kenzo sudah memasuki area hutan dan pikiran kenzo semakin kacau saat melihat kepulan asap dari bawah juran yang jarak nya masih lumayan jauh dari mobilnya berada saat ini. 

hingga akhirnya kenzo memutuskan untuk menghampiri tempat dimana kepulan asap itu berasal dan setelah sampai Kenzo segera turun dari mobil dan mendekat kearah jurang menengok kebawah kearah dimana sebuah mobil yang sangat dikenal nya hangus terbakar dibawah sana. 

kenzo: "Yoona itu bukan mobilmu kan?" (gumamnya lemah dan kakinya pun lemas) 

kenzo pun semakin di buat menangis saat menemukan gelang Yoona yang ia temukan di semak semak tepat di sampingnya saat ini. 

kenzo: "T-tidak mungkin itu kamu... " (ucapnya bergetar mengambil gelangmu) 

kenzo pun berdiri berlari kearah mobil dan mengambil ponsel nya mencoba menghubungi Zee untuk memastikan jika yoona berada disana dan mobil yang di lihatnya bukanlah mobil yoona seperti yang ada dipikirannya. 

namun sayang nomor Zee tidak aktif membuat kenzo kesal dan menendang pintu mobilnya lalu ia pun beralih menghubungi anak buah nya dari kalangan mafia nya. 

//On call// 

kenzo: cepat bawa pasukan kemari dan bawa alat lengkap untuk menyelamatkan seseorang, bawa juga dedektif terkenal kemari, ini kecelakaan mobil yang masuk ke jurang dan meledak jadi pastikan alat nya lengkap aku akan mengirim alamatnya 

AB: Baik tuan kami akan segera bersiap 

//End call// 

kenzo pun beralih kembali mencoba menelfon Zee tapi nihil nomor Zee masih tidak aktif dan kini kenzo menelfon pihak rumah sakit milik keluarganya. 

//On call// 

kenzo: Akan ada pasien yang datang kesana nanti aku harap setelah pasien sampai semua sudah siap aku tidak mau ada kelalaian sedikit pun nantinya. (ucap kenzo langsung ke inti) 

//End call// 

kenzo menutup panggilannya sepihak dan mengantongi ponselnya lalu menggenggam erat gelang yoona dengan raut wajah penuh emosi 

kenzo: "Aku yakin ini bukan murni kecelakaan aku yakin ada orang lain yang menjadi dalang dalam masalah ini" 

beberapa saat kemudian ada rombongan mobil yang datang dan itu merupakan rombongan anak buah kenzo yang sudah siap dengan alat penyelamat lengkap nya. 

kenzo: "Turun kebawah dan selamatkan gadis yang ada di dalam mobil kalian harus menemukan gadis itu baik mati maupun hidup!! " (Perintah kenzo yang langsung 

diberi hormat oleh anak buahnya tanda mengerti akan perintahnya) 

Beberapa jam kemudia barulah anak buah kenzo barhasil menyelamatkan Yoona yang entah bagaimana keadaan nya kenzo hanya bisa berharap bahwa yoona masih hidup. 

anak buah kenzo segera memasukkan yoona ke mobil kenzo sedangkan kenzo juga ikut duduk di belakang menemani yoona sedangkan mobilnya disetir oleh anak buahnya. 

// Skip sampai rumah sakit // 

Sampai rumah sakit Yoona langsung di baringkan ke brankar dan di dorong ke ruang UGD oleh para suster, perawat dan juga dokter di ikuti oleh kenzo hingga yoona sudah masuk ke ruang UGD dan suster melarangnya masuk. 

alhasil kenzo pun terpaksa menunggu di kursi di depan ruang UGD dan mengambil ponselnya untuk mencoba kembali menghubungi Zee yang entah kapan aktifnya. 

// Disisi Zee// //Di mansion keluarga Arbeto// 

Zee: "hey lepaskan aku!! aku bisa pergi sendiri!! " 

Teriak Zee memberontak karna ayah nya menyuruh bodyguard untuk menyeret nya keluar dari mansion. 

Tn. Arbeto: "Bawa anak itu keluar jangan biarkan dia masuk kesini lagi (Perintahnya pada 2 bodyguard yang mencengkram kedua lengan Zee) 

Ny. Arbeto: " Kenapa kau tidak menurut saja pada ayahmu mu Zee? kau justru memilih istri cacatmu itu....tidak berguna sekali istrimu itu mengandung saja tidak mampu" 

Ya Zee sdah memberi tahu semuanya tentang keadaan yoona yang sebenarnya alasan kenapa yoona sampai tidak bisa mengambil resiko hamil lagi. 

Namun bukan nya mendapat suport dari orang tua nya orang tua Zee justru malah mendengar hinaan dari orang tua nya tentang yoona istrinya bahkan orang tua Zee kini semakin geram dan semakin ingin memisahkan Zee dan yoona bahkan berniat menikahkan Zee dengan wanita pilihan ibu nya. 

Hal itu tentu membuat Zee emosi dan tak terima mendengar hinaan atas istrinya dan membuat Zee sulit mengendalikan emosinya sehingga dia di usir karna membuat keributan bahkan di mansion keluarganya sendiri. 

setelah di usir oleh orang tua nya kini Zee memutuskan untuk kembali pulang hingga dia melewati tempat dimana yoona tadi di selamatkan oleh anak buah kenzo. 

Zee masih mengebut dan tidak peduli dengan sekitar dan melewati tempat mobil yoona tadi yang hangus terbakar begitu saja karna Zee hanya fokus ke depan. 

// Skip sampai di mansion// 

Zee pun telah sampai di pelataran mansion nya dia pun turun dari mobil setelah membanting pintu mobil nya dan segera masuk ke mansion nya untuk tidur. 

Namun setelah masuk mansion nya Zee yang mencari keberadaan yoona dan jungkook pun heran karna tidak menemukan keberadaan mereka di manapun. 

hingga akhir nya Zee bertanya pada salah satu pelayan di mansion nya yang kebetulan lewat di depan nya. 

Zee: "eoh kau kemarilah! " (ucap Zee membuat pelayan itu langsung menghampiri Zee dengan menunduk) 

pelayan: " ya tuan ada yang bisa saya bantu? " (Tanya pelayan itu sopan) 

Zee: " Apa kau tau dimana nyonya dan tuan kenzo?kenapa aku tidak menemukan mereka di manapun? "

pelayan: " Saya juga kurang tau tuan... tadi nyonya ada di ruang tamu bersama tuan kenzo setelah nya saya ke mall untuk membeli bahan dapur dan setelah pulang nyonya dan tuan kenzo sudah tidak di mansion" (jawab pelayan itu jujur sedangkan Zee justru semakin bingung) 

Zee: "Baiklah kau sudah boleh pergi..." (ucap Zee dan pelayan itu pun membungkuk hormat sebelum pergi) 

Zee menaiki tangga dan menuju kamar nya berniat untuk mandi dan akan mengisi batrai ponselnya yang habis. 

Setelah mandi Zee pun merebahkan tubuhnya ke ranjang milik nya sembari mengambil ponsel ke 2 milik nya yang memang khusus untuk urusan bisnis dan mengecek apakah ada pesan masuk dari perusahaan. 

Di rasa tidak ada pesan penting Zee pun berniat menghubungi Yoona namun nihil dan kini ia beralih menelfon kenzo. 

//On call// 

Zee: halo jung kau dima- (belum selesai Zee berbicara namun sudah di potong oleh kenzo) 

kenzo: kau dimana Zee? aku menghubungimu dari tadi tapi nomor mu tidak aktif...kau keterlaluan (bentak kenzo sedikit bergetar dan terdengar seperti terisak) 

Zee: hei aku baru sampai mansion ken... kenapa kau emosi begitu? ada apa apa yoona bersamamu aku tidak menemukan nya di mansion tadi 

Kenzo: istrimu Zee...sekarang sedang kritis dia ingin menyusulmu ke mansion keluargamu dan mobil nya masuk jurang dan aku yakin ini perbuatan musuh mu (jelas kenzo) 

Zee: A-apa!? kau sedang tidak bercanda kan ken? 

kenzo: Tidak ada waktu lagi Zee segeralah kemari aku akan mengirimkan alamat rumah sakit nya!  (ucap kenzo lalu memutuskan panggilan sepihak) / 

//End call// 

zee pun segera ke rumah sakit menaiki mobilnya dan mengebut 

// skip sampai di rumah sakit // 

Zee: kenzo bagaimana keadaan yoona? (Tanya Zee panik pada kenzo) 

kenzo: Aku juga tidak tahu Zee Dokter belum keluar dari ruang ICU (Ucapnya menoleh ke arah ruangan dimana Yoona dibawa masuk) 

Skip setelah direwat di ruang ICU dan kini Yoona sudah di pindahkan ke ruang rawat inap VVIP 

// Di ruangan Dokter // 

Zee: Jadi dok bagaimana Keadaan istri saya sekarang (Tanya nya khawatir) 

Dokter: Baik saya akan menjelaskan keadaan pasien...pasien baru saja mengalami kritis... pasien mengalami benturan yang kuat di bagian kepala nya sehingga pasien mengalami koma...luka bakar di sekujur tubuh pasien juga sangat parah sehingga meskipun sembuh akan meninggalkan bekas... dan karna pasien sebelumnya sudah du konfirmasi bahwa rahimnya lemah namun karena kecelakaan yang menimpa pasien juga sangat parah di bagian perut mengakibatkan rahimnya terpaksa kami angkat demi keselamatan pasien. 

Zee: nggak dokter pasti salah periksa tolong periksa lagi dok... itu semua nggak mungkin terjadi dengan istri saya! (teriak Zee tidak percaya dengan penjelasan dokter mengenai istrinya) 

Dokter: mohon tuan tenang kami sudah berusaha sebaik mungkin untuk pasien dan kami tidak mungkin salah dalam memeriksa pasien kami 

// Di ruangan yoona // 

Kenzo: Apa kata dokter Zee? (Tanya kenzo saat Zee masuk ) 

Zee tidak menjawab dan justru mendekati brankar dimana yoona terbaring lemah di atas nya 

Zee menggenggam tangan yoona lalu menatap wajah sang istri yanh penuh dengan bekas luka bakar yang masih basah dengan infus yang menancap di tangan kiri yo 

kenzo: Zee aku pulang dulu nanti aku akan kesini lagi....perusahaan biar aku saja yang urus untuk sementara Zee hanya mengangguk tanpa menoleh sedikitpun ke arah kenzo sahabatnya,kenzo pun keluar dari ruangan yoona 

// Skip 3 bulan kemudian // 

3 bulan di tinggal koma oleh sang istri membuat Zee menjadi sangat berantakan,makan nya tidak teratur dan sekarang menjadi kurus wajah nya pucat dan matanya seperti panda karena kurang tidur dan istirahat walaupun yoona sudah membaik namun yoona masih belum sadar dari komanya,dan pelaku juga dalang dari kecelakaan yoona juga sudah di temukan dan sudah diberi pelajaran oleh anak buah kenzo bahkan juga dimasukkan ke penjara di markas mafia kenzo. 

// 1 minggu kemudian  // //14:23// 

Kini Zee sedang melamun di samping brankar sang istri yang entah kapan akan sadar dari koma nya 

Zee: Kapan kamu bangun? aku menunggumu (ucapnya lirih sembari menggenggam jemari sang istri) Namun tiba tiba jari telunjuk yoona bergerak tanda bahwa yoona sudah bangun dari koma nya, zee yang menyadari akan pergerakan kecil dari jari istrinya pun segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan yoona. 

// Setelah di periksa Dokter // 

yoona sudah sadar dari komanya setelah di periksa dokter kondisi yoona sudah mulai stabil setelah minggu lalu sempat kritis lagi. 

Zee: Apa yang kamu rasakan?apa kamu butuh sesuatu katakan saja

(ucap Zee tersenyum tipis menatap sang istri yang hanya diam menatapnya) 

Yoona menggeleng pelan  lalu meraih tangan zee memberi kode agar Zee mendekat ke arah nya. 

Zee: kamu mau bilang apa? 

Yoona: menikahlah lagi (ucap yoona sangat pelan namun masih di dengar oleh zee ) 

Zee: kamu istirahat lagi saja ya... jangan pikir apa apa dulu... 

(ucap Zee mencoba mengalihkan pembicaraan ) 

Yoona: menikahlah lagi ... waktuku tidak banyak lagi (ucap Yoona lagi pelan) 

Zee: jangan bilang begitu... kita masih punya banyak waktu... kamu pasti sembuh (ucap Zee menyemangati yoona) 

Yoona: jemputlah kembaranku di LA dab nikahilah dia (ucap yoona yang ke tiga kalinya menyuruh Zee menikah lagi) 

Zee: kamu bicara apa? kembaran apa? kamu tidak punya kembaran (ucapnya tersenyum mengira bahwa yoona mungkin kurang istirahat sehingga berbicara mengelantur) 

Yoona: Dia bernama Yoora dia tinggal di sebuah vila di puncak bukit (ucap yoona lagi) 

Yoona: Aku mau istirahat lagi, jangan menggangguku

(Ucap yoona lalu memejamkan matanya kembali) 

Zee pun hanya busa menghela nafas panjang saat melihat yoona mulai tertidur, Zee pun keluar dari ruangan yoona dan menelfon kenzo 

//On call// 

Kenzo: hallo Zee ada apa? oh ya bagaimana keadaan yoona? 

Zee: Yoona sudah membaik dia juga baru saja sadar... kau kemarilah aku ingin bicara penting denganmu 

Kenzo: Yoona sudah sadar? baguslah... nanti setelah meeting aku kesana 

Zee: Baiklah aku tinggu 

//End Call// 

// 15:34 // 

Setelah kedatangan kenzo Zee langsung saja mengajak nya berbicara mengenai apa yang di katakan yoona tadi setelah sadar dari koma, dan itu tentu membuat kenzo kaget 

Kenzo: kau tenanglah dulu masalah wanita yang di sebut yoona tadi nanti aku akan menyuruh anak buahku untuk menyelidiki kebenaran nya Setelah itu kenzo mengajak Zee untuk makan sore di kanting rumah sakit sedangkan ruangan yoona di jaga ketat oleh anak buah Zee 

//Setelah makan sore// 

Zee dan Kenzo kembali ke ruangan yoona, betapa terkejutnya Zee dan Kenzo yang melihat kulit yoona yang menjadi sangat pucat, Kenzo segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan yoona, dan dokter pun datang dengan beberapa suster. 

Dokter: Silahkan tuan tuan keluar dulu saya akan memeriksa pasien lebih lanjut lagi 

Skip setelah dokter selesai memeriksa 

Dokter keluar dari ruangan yoona dan langsung di beri pertanyaan oleh Zee 

Zee: Bagaimana keadaan istri saya dok? (Tanya nya panik dan khawatir) 

Dokter: Maaf pasien sudah meninggal dan ini- (terpotong) 

Zee&Kenzo: Apa!? tidak mungkin!! 

Zee: Apa yang kau katakan dok!! tadi istri saya baik baik saja mana mungkin dia meninggal begitu saja!! 

Dokter: Sekali lagi maaf pasien sudah meninggal dan saya menemukan ini pada genggaman tangan pasien 

Dokter menyerahkan lipatan kecil yang dia temukan kepada Zee dan Zee pun menerima nya 

Dokter: kalau begitu saya permisi 

Setelah dokter pergi Zee pun langsung masuk dan melihat sang istri yang sudah tertutup oleh kain putih dan beberapa suster yang membereskan alat yang sebelumnya terpasang pada yoona, Zee mendekat ke arah brankar dimana sang istru yang sudah tertutup kain putih itu terbaring kaku 

Kenzo mengikuti langkah Zee mendekati brankar Yoona kini keduanya sama sama meneteskan air mata melihat wanita yang mereka sayangi meninggal di hadapan mereka 

Zee membuka kain putih yang menutupi wajah istrinya dan terpampang jelas wajah pucat istrinya bahkan bibir yoona sudah membiru, Seketika dunia Zee hancur melihat jasat istrinya begitu juga dengan Kenzo yang menangis melihat jasat sahabatnya telah pergi selamanya 

// Skip 1 bulan kemudian //

// Di kediaman Zee // 

Kenzo: Hasil penyelidikan berdasarkan apa yang yoona katakan benar adanya, Alamatnya juga benar, memang ada Vila besar di atas puncak bukit di LA yang di huni oleh satu gadis yang memang mirip seperti yoona dan mungkin itu adalah yoora kembaran yoona seperti yang yoona katakan padamu waktu itu 

Zee: Aku tidak peduli jika pun dia mirip istriku yoona itu tidak akan membuatku akan menikahinya... Yoona adalah yang pertama dan yang terakhir 

Kenzo: kau yakin tidak mau memenuhi keinginan terakhir yoona? kau tega? atau kau lebih memilih menikah dengan gadis pilihan ibu tirimu? 

Zee nampak berfikir sebentar lalu menatap kenzo dengan tatapan yang tidak dapat di artikan 

Kenzo: Yoona pasti kecewa dan tidak tenang jika kau tidak memenuhi keinginan terakhirnya, pikirkanlah sekali lagi 

Zee: Baiklah aku akan menikah lagi demi yoona... besok kita ke LA menemui gadis itu 

// Skip ke esokan harinya // 

Zee dan kenzo tengah bersiap pergi ke bandara dan terbang menuju LA menemui gadis yang merupakan kembaran yoona 

//Skip sampai di LA// 

Setelah sampai di LA Zee dan Kenzo memutuskan mencari hotel untuk istirahat dan menginap sebelum mereka melanjutkan pencarian Vila di atas puncak bukit esok harinya 

//Skip Esok harinya// 

Setelah seharian menuju keberadaan vila yang diyakini milik gadis bernama Yoora, Zee dan Kenzo akhirnya menemukan vila tersebut, keduanya pun mendatangi vila tersebut dan di izinkan masuk setelah penjaga gerbang meminta izin pada sang pemilik vila 

// Di dalam vila // 

Yoora: Silahkan duduk tuan Zee dan tuan Kenzo

(Ucapnya mempersilahkan Zee dan Kenzo ramah) 

Zee terdiam sesaat menatap gadis cantik dihadapan nya yang wajahnya sangat mirip dengan mendiang sang istri 

Zee: Bagaimana anda tau nama kami? 

(Tanya Zee curiga sembari duduk di sofa di ikuti oleh Kenzo) 

Yoora: Tentu saja Yoona sudah memberitahu saya sebelumnya perihal kedatangan kalian berdua

(Jawab nya membuat Zee dan Kenzo saling menatap) 

Kenzo: Apakah anda saudara kandung Yoona? 

(Tanya Kenzo penasaran) 

Yoora: Tidak, kami bukan saudara kandung saya dan Yoona pertama bertemu saat saya sedang belanja bulanan di mall karena saat itu saya ada bisnis di indonesia jadi saya belanja untuk kebutuhan saya selama tinggal di indonesia dan kebetulan kami ada di tempat yang sama pada saat itu dan akhirnya akrab karena ternyata kami terlihat mirip mungkin saat itu Yoona belum menikah dengan tuan Zee (Jelas nya tenang) 

Zee: Itu artinya anda sudah mengenal lama istri saya? kalau begitu tentu anda juga sudah pasti tau tujuan kedatangan kami kesini bukan? (Tanya Zee lagi) 

Yoora: Ya saya tahu (jawab nya singkat) 

Zee: Baguslah jadi apa keputusan anda? 

Yoora: Saya bersedia menikah dengan anda tetapi saya memiliki beberapa persyaratan atau bisa di bilang perjanjian yang berlaku setelah menikah (Jawab nya tenang) 

Zee: Baiklah apa syarat yang anda mau? 

Yoora: Saya tidak mau satu kamar dengan anda sebelum anda sudah sepenuhnya mengikhlaskan kepergian Yoona dan benar benar siap menerima saya seutuhnya (Ucap nya membuat Zee berfikir sebentar) 

Zee: Baiklah saya setuju asalkan anda juga bersabar menanti hari dimana saya telah siap menerima anda sebagai istri saya seutuhnya (jawab Zee memutuskan) 

Yoora: Tentu saya akan dengan sabar menunggu lagipula itu juga merupakan permintaan terakhir yoona kepada saya 

Kenzo: Baik kalau begitu kapan anda siap menikah dengan Zee? (Tanya kenzo) 

Yoora: Lebih cepat lebih baik (jawab yoora menatap Zee dan kenzo bergantian) 

Zee: Apa anda tinggal sendiri di sini? Dimana keluarga anda? 

Yoora: Saya dulu di temukan di sebuah gubuk dan warga menyerahkan saya pada panti asuhan hingga kini saya tidak tau siapa orang tua saya, saya keluar dari panti saat di rasa saya sudah bisa hidup mandiri dan membangun bisnis saya hingga sekarang saya menjadi CEO di perusahaan RK company, saya pernah mengira jika saya dan yoona mungkin saudara kandung namun saat tes DNA ternyata kami bukan saudara kandung dan memang hanya kebetulan mirip saja. 

Zee: Baiklah tapi apakah anda bersedia ikut saya ke indonesia? anggap saja ini syarat dari saya karna saya mau menikah di indonesia dan tinggal di indonesia setelah menikah nanti 

Yoora: Tidak masalah, saya bersedia ikut dengan anda 

Setelah itu Yoora ikut dengan Zee dan Kenzo ke Indonesia karna Zee ingin menikah di indonesia dan Yoora juga tidak keberatan, Dan perusahaan Yoora di serahkan pada Zee setelah menikah karna dia ingin menjadi ibu rumah tangga saja nanti nya, Zee dan Yoora menjadi semakin dekat menjelang hari pernikahaan walaupun belum ada cinta yang tumbuh dari hati keduanya. Hingga hari pernikahan telah tiba dan keduanya telah sah menjadi suami istri, Yoora tinggal bersama Zee di mansion nya dan seperti perjanjian awal, Yooradan Zee untuk sementara waktu akan tidur di kamar yang berbeda hingga Zee siap menerima Yoora sebagai istri sepenuhnya dan mengikhlaskan yoona istri pertamanya yang sudah meninggal. Hari demi hari mereka lewati Yoora melakukan tugas nya dan kewajiban nya sebagai istri dengan baik walaupun belum sempurna dan dari minggu ke minggu dan dari bulan ke bulan Zee sudah mulai mengikhlaskan Yoona dan mulai menyukai Yoora istri nya saat ini Zee telah siap menerima yoora sebagai istri nya sepenuh nya karna cinta mulai tumbuh di antara keduanya,mereka mulai tidur di kamar yang sama seperti pasangan suami istri pada umum nya Satu tahun kemudian Zee dan Yoora akhirnya di karuniai satu putri yang cantik yang mereka beri nama "Alya Putri Arbeto" dan mereka pun hidup bahagia dengan keluarga kecil mereka.... 

Yoora pov: Terimakasih tuhan sudah mengabulkan doaku, Usaha memang tidak pernah menghianati hasil, Tidak sia sia aku bersabar dan menunggu hari bahagia ini tiba. 

Zee: Terimakasih sudah datang dalam hidupku Yoona walaupun kamu akhirnya pergi aku telah ikhlas melepaskan mu bahagialah disana dan aku juga telah bahagia di sini bersama gadis pilihanmu dan satu putri kecil yang cantik yang hadir dalam hidup kami yang memperkuat cinta ku ini pada Yoora.... 


_ The End _



Tak mampu memutar waktu 

Dulu sekali, ketika tubuhku tak setinggi, seberat, sebesar dan tampak sebagai seorang remaja seperti sekarang ini, ketika banyak orang terutama keluargaku merasa terhibur dengan kehadiran ku walaupun terkadang aku menjengkelkan mereka. Ketika itu, aku tak sama seperti sekarang, tingkahku sekarang berbeda jauh dari aku yang dulu, ketika usiaku belum terlalu mengerti untuk bertingkah yang baik, aku memang kekanak- kanakan, itu karena aku masih anak-anak. Suasana sekarang tak sama seperti dulu. Banyak sekali perubahan, dari perkembangan zaman, cara berfikir, globalisasi sampai global warming.


Dulu aku bebas, bebas tanpa terbebani banyak masalah yang memusingkan kepala, tak seperti sekarang hidupku ini bagaikan hanya untuk memikirkan dan menyelesaikan masalah, yang kalau aku ingin menyelesaikan masalah malah tak kunjung selesai. Aku rindu aku yang dulu.


Tak masalah aku sering dimarahi, tingkah yang tidak bisa diatur dan membuat orang jengkel, itu sudah biasa aku lakukan, namanya juga anak-anak, tak memperdulikan dampaknya, yang paling bisa bersenang-senang. Oh masa anak-anak adalah masa yang paling menyenangkan dan memberi kesenangan yang sebenarnya. Sekarang aku jarang dimarahi, aku lebih sering diberi nasehat. Tapi aku rindu tangan yang menjewer telingaku dan mencibirku, lalu menghempaskan telapak tangan kebagian tubuhku hingga memerah, tapi aku sadar itu untuk kebaikanku, dan karena mereka sayang padaku, mungkin aku merasa sakit, aku menangis sejadi-jadinya karena dimarahi orang tuaku. Tapi sekarang aku mengerti alasan dibalik semua itu, dan aku rindu masa itu, sangat rindu sekali. Tapi sekarang tak seperti dulu. 

Tenyata semua yang dilakukan orang tua itu demi kebaikan ku. Dan sekarang aku sadar bahwa penyesalan pasti datang diakhir, tidak ada penyesalan diawal.



Pengalaman pertama

Pertama kali saya membaca puisi,saya membaca puisi berantai sama teman",puisi berantainya berjudul"Damai Indonesiaku"teman saya bernama Hafidz berperan sebagai preman,Shola berperan sebagai kyai,Risma berperan sebagai pecinta burung,Ummah berperan sebagai dokter,Sabrina berperan sebagai petani,Nafisa berperan sebagai penjabat,Mei berperan sebagai misionaris.saya suka banget dengan penampilan teman"ku,penampilan baju,ekspresi,intonasi,dll,saya dan teman" membaca puisi berantai pada saat akhirusana kelas IX di lapangan sekolah,saya dan teman" ketika membaca puisi berantai  tidak merasa gemetar,malu dan sebagainya.aku dan teman"ku bahagia sekali bisa ngehibur para penonton.


                Kedua,saya dipilih sama sahabatku,dia bernama Risma,saya membaca puisi di masjid Fathul Huda,pada acara maulid nabi,saya membaca puisi berjudul"Rindu Muhammadku"aku pada hari Rabu berlatih dirumah biar bisa,lalu aku coba pesan suara di wali kelasku,dan jawabanya"pon oke"dan esok harinya aku tampil,penampilanku tidak maksimal karena gemetaran,intonasinya dan nada ngk pas,lalu aku merasa gimana gitu sama semua orang.


                 Ketiga,saya dipilih sama wali kelasku,wali kelasku bernama pak Ainul Yaqin,dia menyuruhku untuk mengikuti lomba baca puisi tingkat KKM,tapi baca puisinya itu onlain,aku laksanakan,aku dirumah terus berlatih dan berlatih dan seketika hari aku kirim pesan suara ke wali kelasku dan jawabanya"Geh,,, Ok"dan besoknya aku kirim video jawabanya"Kurang semangat yg membara membacanya"besoknya lagi aku kirim video lagi,ngk dijawab hanya direed,lalu aku besoknya disekolah aku tanyak dan jawabanya sama, pada waktu pelajaran ada pak umam nyamperin wali kelasku dan aku ngk tau itu ngomongi apa,lalu aku dipanggil sama wali kelasku dan diomongi dan diomongin dan waktu istirahat sahabatku disuruh sama pak umam video saya,sahabatku bernam Nafisa,dan sudah selesai membuat videonya.dan aku Tremor karena aku takut tidak menang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar