Minggu, 12 Maret 2017

modul



MODUL BAHASA INDONESIA
MERINGKAS, MERANGKUM, DAN IKHTISAR
KELAS VII



FORUM MGMP BAHASA INDONESIA
 











Oleh:
Ainul Yaqin



JOMBANG
2017






A.      Pengertian Ringkasan, Rangkuman, Ikhtisar

Kita sering mendengar kata ringkasan, rangkuman, ikhtisar, dan sinopsis akan tetapi pernahkan terfikir apa persamaan dan perbedaan antara semua kata tersebut? Berikut ini akan dipaparkan pengertian dan ciri dari istilah tersebut.

1.    Ringkasan

Bentuk ringkas dari karangan yang masih memperlihatkan sosok dasr dari aslinya. Inti tidak meninggalkan urutan dasar yang melandasinya. Dengan kata lain memangkas hal-hal yang lebih kecil yang meliputi gagasan utama bacaan, kerangka dasar masih tampak jelas.

Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan. Ringkasan itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami atau mengetahui sebuah buku atau karangan. Dengan membuat ringkasan, kita mempelajari cara seseorang menyusun pikirannya dalam gagasan-gagasan yang diatur dari gagasan yang besar menuju gagasan penunjang, melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran dan tujuan penulis.
Ciri-ciri ringkasan:
1.    Inti tidak meninggalkan urutan dasar karangan.
2.    Kerangka dasr masih tampak jelas
3.    Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas
4.    Tujuannya untuk  memangkas gagasan.

2.     Rangkuman

Rangkuman Adalah ekstrak dari suatu tulisan, berita atau sesuatu pembahasan, sehingga bisa menyimpulkan dengan singkat suatu tulisan, berita atau pembahasan tersebut.

Menurut Djuharni, (2001) Rangkuman merupakan hasil kegiatan merangkum. Rangkuman dapat diartikan sebagai suatu hasil merangkum atau meringkas suatu tulisan atau pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat dengan perbandingan secara proporsional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya. Rangkuman dapat pula diartikan sebagai hasil merangkai atau menyatukan pokok–pokok penbicaraan atau tulisan yang terpencar dalam bentuk pokok–pokoknya saja.

3.     Ikhtisar

Pada dasarnya sama dengan ringkasan dilihat dari tujuannya, keduanya mengambil betuk kecil dari suatu karangan panjang. Perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan urutan gagasan yang membangun karangan itu, terserah pada pembuat ikhtisar. Untuk mengambil inti dia bebas mengambil kata-kata, asal tetap menunjukan inti dari bacaan tersebut.

Ciri- ciri ikhtisar:
1.    Tidak mempertahnkan urutan gagasan
2.    Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.
3.    Tujuannya untuk mengambil inti.



B.       Langkah-Langkah dalam Membuat Rangkuman Dibedakan Menjadi Dua
1.         Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok
Langkah awal yang harus dilakukan adalah seorang penulis ringkasan dan rangkuman (ikhtisar) adalah:
a.    Membaca naskah asli satu atau dua kali, bahkan dapat diulang beberapa kali hingga diketahui kesan umum secara menyeluruh mengenai isi dari naskah tersebut. Penulis juga  perlu mengetahui maksud pengarang dan sudut pandang pengarang. Agar dapat membantu penulis mencapai itu semua, maka judul dan daftar isi dapat menjadi acuan dalam karangan itu. Perincian daftar isi memiliki hubungan erat dengan judul sebuah karangan. Dan juga, alinea-alinea dalam karangan menunjang pokok-pokok yang terkandung dalam daftar isi. Maka dari itu, penulis sebaiknya memahami dengan baik daftar isi dari sebuah karangan sehingga lebih mudah untuk mendapatkan kesan umum, maksud asli  pengarang serta sudut pandang pengarang yang terdapat dalam karangan.
b.    Mencatat Gagasan Utama Jika penulis sudah mengetahui kesan umum, maksud asli serta sudut pandang pengarang, maka sekarang ia harus memperdalam dan mempertegas semua hal itu.
c.    Hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah memahami kembali karangan bagian demi bagian, alinea demi alinea sambil mencatat gagasan-gagasan penting yang tersirat dalam bagian atau alinea itu. Tujuan dari pencatatan itu ada dua, yang pertama untuk tujuan pengamatan agar memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok-pokok yang dicatat itu penting atau tidak; kedua, catatan itu menjadi dasar bagi pengolahan selanjutnya.
d.   Mengadakan Reproduksi
Dengan menggunakan kesan umum pada langkah pertama diatas dan catatan-catatan yang diperoleh dari langkah kedua diatas, maka seorang penulis sudah siap untuk memulai membuat rangkuman (ikhtisar) dan ringkasan yang dimaksud. Dalam ringkasan urutan isi disesuaikan dengan urutan naskah asli dan harus menggunakan bahasa penulis karangan dan harus diurut. Sedangkan dalam rangkuman (ikhtisar) diperbolehkan untuk menggunakan bahasa sendiri, tetapi kalimat tersebut masih berhubungan dengan gagasan-gagasan pokok dalam karangan asli.
Apabila terdapat gagasan-gagasan di antara gagasan-gagasan yang telah dicatat masih terdapat gagasan yang kabur, maka penulis dapat melihat kembali isi naskah yang asli. Tetapi dalam membuat rangkuman (ikhtisar) sebaiknya kita tidak mempergunakan teks aslinya agar kita tidak tertarik memakai kalimat penulis dari naskah yang asli. Sebab kalimat dalam naskah asli hanya boleh digunakan apabila kalimat itu dianggap penting karena merupakan kaidah, kesimpulan, atau perumusan yang padat.

2.         Cara Merangkum dengan Pemetaan Pikiran

Langkah-langakah membuat rangkuman sebagai berikut :
a. Cermati judul buku pengarang!
    contoh :
    Judul buku : 100 Pengetahuan tentang Samudera
    Pengarang  : Ahmad Kurniawan
b. Bacalah kata pengantar jika buku yang anda baca mempunyai kata pengantar. tentukan ide pokok dalam kata pengantar sesuai dengan judulnya.
c. Bacalah dafatr isi! daftar isi sebuah buku akan memandu isi pokok uraian di dalam buku tersebut
d. Cermati judul tiap-tiap babnya !
e. Temukan pokok pikiran atau gagasan utama di setiap bab atau bagian. rumuskanlah tiap-tiap bab dalam dua atau tiga kalimat sederhana tanpa mengubah maksud pengarang buku !
f. Kemudian, urutkan rumusan kalimat-kalimat tersebut dari bab pertama hingga terakhir. Berpeganglah bahwa rumusan kalimat tersebut masih selaras dengan judul tiap bab. bacalah daftar isi untuk mencocokannya.

Latihan soal
1.      Jelaskan pengertian dari meringkas!
2.      Jelaskan pengertian merangkum!
3.      Jelaskan pengetian ikhtisar!
4.      Jelaskan ciri-ciri ringkasan!
5.      Jelaskan ciri-ciri ikhtisar!
6.      Bagaimana langkah-lankah membuat rangkuman?