MODUL BAHASA
INDONESIA
MERINGKAS, MERANGKUM,
DAN IKHTISAR
KELAS VII
|
FORUM MGMP BAHASA INDONESIA
|
Oleh:
Ainul Yaqin
JOMBANG
2017
A.
Pengertian Ringkasan, Rangkuman, Ikhtisar
Kita sering
mendengar kata ringkasan, rangkuman, ikhtisar, dan sinopsis akan tetapi pernahkan
terfikir apa persamaan dan perbedaan antara semua kata tersebut? Berikut ini
akan dipaparkan pengertian dan ciri dari istilah tersebut.
1.
Ringkasan
Bentuk ringkas
dari karangan yang masih memperlihatkan sosok dasr dari aslinya. Inti tidak
meninggalkan urutan dasar yang melandasinya. Dengan kata lain memangkas hal-hal
yang lebih kecil yang meliputi gagasan utama bacaan, kerangka dasar masih
tampak jelas.
Ringkasan
adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat
dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan. Ringkasan itu dapat
merupakan ringkasan sebuah buku, bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah ringkasan
adalah memahami atau mengetahui sebuah buku atau karangan. Dengan membuat ringkasan,
kita mempelajari cara seseorang menyusun pikirannya dalam gagasan-gagasan yang
diatur dari gagasan yang besar menuju gagasan penunjang, melalui ringkasan kita
dapat menangkap pokok pikiran dan tujuan penulis.
1.
Inti tidak meninggalkan urutan dasar karangan.
2.
Kerangka dasr masih tampak jelas
3.
Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas
4.
Tujuannya untuk memangkas gagasan.
2.
Rangkuman
Rangkuman
Adalah ekstrak dari suatu tulisan, berita atau sesuatu pembahasan, sehingga
bisa menyimpulkan dengan singkat suatu tulisan, berita atau pembahasan
tersebut.
Menurut
Djuharni, (2001) Rangkuman merupakan hasil kegiatan merangkum. Rangkuman dapat
diartikan sebagai suatu hasil merangkum atau meringkas suatu tulisan atau
pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat dengan perbandingan secara
proporsional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya. Rangkuman dapat
pula diartikan sebagai hasil merangkai atau menyatukan pokok–pokok penbicaraan
atau tulisan yang terpencar dalam bentuk pokok–pokoknya saja.
3.
Ikhtisar
Pada dasarnya
sama dengan ringkasan dilihat dari tujuannya, keduanya mengambil betuk kecil
dari suatu karangan panjang. Perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan urutan
gagasan yang membangun karangan itu, terserah pada pembuat ikhtisar. Untuk
mengambil inti dia bebas mengambil kata-kata, asal tetap menunjukan inti dari
bacaan tersebut.
Ciri- ciri ikhtisar:
1.
Tidak mempertahnkan urutan gagasan
2.
Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak
menyimpang dari inti.
3.
Tujuannya untuk mengambil inti.
B.
Langkah-Langkah dalam Membuat Rangkuman Dibedakan
Menjadi Dua
1.
Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok
Langkah awal yang harus dilakukan adalah
seorang penulis ringkasan dan rangkuman (ikhtisar) adalah:
a.
Membaca naskah asli satu atau dua kali, bahkan
dapat diulang beberapa kali hingga diketahui kesan umum secara menyeluruh
mengenai isi dari naskah tersebut. Penulis juga perlu mengetahui maksud
pengarang dan sudut pandang pengarang. Agar dapat membantu penulis mencapai itu
semua, maka judul dan daftar isi dapat menjadi acuan dalam karangan itu.
Perincian daftar isi memiliki hubungan erat dengan judul sebuah karangan. Dan
juga, alinea-alinea dalam karangan menunjang pokok-pokok yang terkandung dalam
daftar isi. Maka dari itu, penulis sebaiknya memahami dengan baik daftar isi
dari sebuah karangan sehingga lebih mudah untuk mendapatkan kesan umum, maksud
asli pengarang serta sudut pandang pengarang yang terdapat dalam
karangan.
b.
Mencatat Gagasan Utama Jika penulis sudah
mengetahui kesan umum, maksud asli serta sudut pandang pengarang, maka sekarang
ia harus memperdalam dan mempertegas semua hal itu.
c.
Hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah
memahami kembali karangan bagian demi bagian, alinea demi alinea sambil
mencatat gagasan-gagasan penting yang tersirat dalam bagian atau alinea itu.
Tujuan dari pencatatan itu ada dua, yang pertama untuk tujuan pengamatan agar
memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok-pokok yang dicatat
itu penting atau tidak; kedua, catatan itu menjadi dasar bagi pengolahan
selanjutnya.
d.
Mengadakan Reproduksi
Dengan menggunakan kesan umum pada langkah
pertama diatas dan catatan-catatan yang diperoleh dari langkah kedua diatas,
maka seorang penulis sudah siap untuk memulai membuat rangkuman (ikhtisar) dan
ringkasan yang dimaksud. Dalam ringkasan urutan isi disesuaikan dengan urutan
naskah asli dan harus menggunakan bahasa penulis karangan dan harus diurut.
Sedangkan dalam rangkuman (ikhtisar) diperbolehkan untuk menggunakan bahasa
sendiri, tetapi kalimat tersebut masih berhubungan dengan gagasan-gagasan pokok
dalam karangan asli.
Apabila terdapat gagasan-gagasan di antara
gagasan-gagasan yang telah dicatat masih terdapat gagasan yang kabur, maka
penulis dapat melihat kembali isi naskah yang asli. Tetapi dalam membuat
rangkuman (ikhtisar) sebaiknya kita tidak mempergunakan teks aslinya agar kita
tidak tertarik memakai kalimat penulis dari naskah yang asli. Sebab kalimat
dalam naskah asli hanya boleh digunakan apabila kalimat itu dianggap penting
karena merupakan kaidah, kesimpulan, atau perumusan yang padat.
2.
Cara
Merangkum dengan Pemetaan Pikiran
Langkah-langakah
membuat rangkuman sebagai berikut :
a. Cermati judul buku pengarang!
contoh :
Judul buku : 100 Pengetahuan tentang Samudera
Pengarang : Ahmad Kurniawan
a. Cermati judul buku pengarang!
contoh :
Judul buku : 100 Pengetahuan tentang Samudera
Pengarang : Ahmad Kurniawan
b. Bacalah
kata pengantar jika buku yang anda baca mempunyai kata pengantar. tentukan ide
pokok dalam kata pengantar sesuai dengan judulnya.
c. Bacalah
dafatr isi! daftar isi sebuah buku akan memandu isi pokok uraian di dalam buku
tersebut
d. Cermati
judul tiap-tiap babnya !
e. Temukan
pokok pikiran atau gagasan utama di setiap bab atau bagian. rumuskanlah
tiap-tiap bab dalam dua atau tiga kalimat sederhana tanpa mengubah maksud
pengarang buku !
f. Kemudian,
urutkan rumusan kalimat-kalimat tersebut dari bab pertama hingga terakhir.
Berpeganglah bahwa rumusan kalimat tersebut masih selaras dengan judul tiap bab.
bacalah daftar isi untuk mencocokannya.
Latihan soal
1.
Jelaskan pengertian
dari meringkas!
2.
Jelaskan pengertian
merangkum!
3.
Jelaskan pengetian
ikhtisar!
4.
Jelaskan ciri-ciri
ringkasan!
5.
Jelaskan ciri-ciri
ikhtisar!
6.
Bagaimana langkah-lankah
membuat rangkuman?