Surya
(Ainul Yaqin)
Tanpamu hari ‘kan gulita
Tiada riang rindu dan dendam
Setiap kutengok silaumu
Membuatku rasa tiadaarti
Sungguh
riang hamba-hamba
Bisa
tersiarkan punggung
Di
sawah ladang
Biarpun
surya tengah di ubun-ubun
Semangat hamba kian tak tergugat
Tahu
(Ainul Yaqin, 26-04-‘09)
Tiada indah wujud
Kotak persegi panjang dan persegi gupil bahkan kriwilan
Namun begitu
Begitu kuterasa harum, gemrincing lisah di kupingku
Rasa hangat di tubuhmu
Rasa gurih nikmat di lidahku
Tahu
Tahu goreng
Rasa
(Ainul
Yaqin, 20-04-‘09)
Tak terasa rasa tak merasa
Sekeliling kita kian mati suri
Orang-orang sibukdengan diri mereka sendiri
Hiraukan sesamanya apalagi
Kehormatan jati diri jadi buruan hati
Tempuh cara apapun wujudkan diri
Wahai
pemimpin-pemimpin negeriku
Bangsa ini tak butuh
pemimpin tak berharga diri
Bagai tikus-tikus
rakus tak berperi
Sungguh hati pilu
rasa mati
Kala tikus-tikus
kantor kikis
Wahai pemimpin
negeriku
Habis kata biaskan
perangaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar